Seni fotografi memiliki beberapa tingkat yang terendah adalah memahami teknik. Yang tertinggi adalah memahami isi. Bila kita ingin memotret foto maka kita harus dapat memahami dasar- dasar fotografi seni, memahami fungsi dari sebuah kamera dan tahu cara penggunaannya. Lalu seandainya kita sudah bisa memahami kamera tersebut atau fungsi- fungsi dari kamera tersebut kita bisa memotret foto seni tetapi hanya di tingkat terendah saja. Apabila kita ingin mendapatkan hasil di tingkat tertinggi maka kita harus dapat memahami isi cerita dalam foto tersebut. Maksud cerita isi foto tersebut adalah foto dapat berbicara atau dapat bercerita dengan sendirinya, meskipin foto tersebut tidak berbicara secara langsung dengan sendirinya, tetapi kita dapat merasakan isi cerita dalam foto tersebut. Silahkan download materi dasar dasar fotografi
Kamis, 10 Oktober 2013
Ini di perubahan anggota baru dan rencana kerja bulanan Divisi CiKriP
Community Creativitas Paramuda atau lebih dikenal dengan CiKriP Aceh Timur mengadakan diskusi bulanan di Cafe Mangga 2 Idi Rayeuk Aceh Timur (10/10). Diskusi ini dibuka oleh Muhajir Akbar dengan menghadirkan 26 orang anggota CiKriP. Kegiatan ini membahas perubahan anggota divisi dan juga menyusun rencana kerja bulanan setiap divisi.
Berikut susunan perubahan anggota divisi dan rencana kerja bulanan.
Anggota divisi yang baru :
NO
|
DIVISI
|
NAMA
|
1
|
Musik
|
maulana (Ketua), Khalil Muhammad,
ikhwan, awin,Rizki, Ricky maulana, Muhammad
Habil, Meiliza Adistia,Maysarah, Sayed M.Syukri
|
2
|
Teater
|
Zata
lini Salsabila (Ketua), Cut Savira Anindha, Putri Wahyuni, Cut Naura
Syifa, munawarah,cut faradillah.
|
3
|
Tari
|
Fitri
Lestari, Datul fadilla,Nanda Ardila, Rauzatul jannah, Cut Naura Syifa, Desi
Eliza
|
4
|
Media
|
Sayed
M.Syukri (Ketua) Oja, Meiliza
Adistia, Maulana, Fahmi, Datul Fadillah, Nanda Ardilla, Andi, yanda.Teguh
|
5
|
Sosial
|
Rauzatul jannah (Ketua) dan seluruh
CiKriP-FAAT
|
Rencana Kerja Bulanan
NO
|
DIVISI
|
RENCANA
KERJA
|
1
|
Musik
|
|
2
|
Teater
|
|
3
|
Tari
|
|
4
|
Media
|
|
5
|
Sosial
|
|
Rabu, 09 Oktober 2013
Perjuangan hidup pendayung sampan
Proses dalam menulis merupakan sebuah proses kreatif. Ia tak hanya menggabungkan huruf demi huruf, kata demi kata, dan kalimat demi kalimat tetapi ia juga menautkan makna. Dengan menulis, apa yang ada di kepala dapat disebarkan secara luas, tak hanya oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak.
Sejatinya, di manapun mereka berada, anak-anak memiliki ide dan imajinasi yang luar biasa. Berikut ini adalah sebuah karya dari seorang anak di Aceh Timur tentang perjuangan pendayung sampan di Aceh Timur.
Perjuangan hidup pendayung sampan
19 Tahun lalu tepatnya saat negara Indonesia merayakan 49 tahun kemerdekaannya. Lahirlah seorang anak yang bernama Faisal Hazami. Faisal. muda sekarang telah duduk di kelas tiga SMK Alue Bu Jurusan Perikanan. Tinggal di Kuala Idi sebagai anak seorang nelayan yang penghasilannya tak menentu dan kehidupan yang terbatas memaksa dia untuk membantu orang tuanya. Tidak seperti masa muda anak seusianya, Faisal muda terpaksa meninggalkan masa mudanya untuk bermain dan belajar . Untuk menambah biaya sekolahnya ia menjadi pendayung sampan.
Label:
aceh,
acehtimur,
advokasianak,
children,
childrenmediacentre,
cikrip,
cmc,
docs,
hakanak,
idirayeuk,
kaummarginal,
KEGIATAN,
kualaidi,
sekolahfoto,
terredehomes
Selasa, 08 Oktober 2013
Anak Aceh Timur Juga bisa buat video edukasi
Belajar Produksi Film
Tidak ada manusia yang lebih pintar dan yang lebih bodoh. Namun yang ada hanyalah manusia dengan pengalaman yang berbeda.![]() |
| Belajar editing video (doc children`s media centre) |
Hai nama saya Meiliza Adistia, biasa kawan kawan memanggil saya adis, hari ini (8/10/2013) bersama kawan kawan dikelas film, kami belajar memproduksi sebuah Video edukasi, yakni sebuah tutorial mengenai teknik teknik pengambilan gambar.
![]() |
| Bang dodi sedang berbagi pengalaman (doc CMC) |
Namun karna hujan,kami gagal melakukan shoting gambar, sambil berdoa dan menunggu hujan reda, kami belajar mengedit film dengan progam Adobe Premiere CS5 bersama bang dodi. Premiere adalah sebuah program edit film berstandar broadcast. Di materi ini kami diajarkan bagaimana memasukan gambar,audio dan teks. Selain itu juga belajar bagaimana melakukan cutting gambar, audio, transisi perpindahan gambar serta membuat kumpulan gambar editan ini menjadi suatu video.
Setelah belajar mengedit video hujanpun reda.Wah tuhan mengabulkan doa kami yang penyayang dan baik hati . Kami memutuskan untuk melanjutkan rencana semula, yakni membuat video edukasi. Dalam produksi ini saya berperan sebagai presenter sekaligus pemeran, noval dan bang dodi sebagai pemeran figuran, sementara itu syukri bertugas sebagai juru kamera dan editor.
![]() |
| Shoting produksi video edukasi (doc CMC) |
Awal permulaan mengambil gambar saya sedikit grogi, maklum saja untuk saat ini saya belum siap menjadi artis hehehe...Saya hampir tujuh kali melakukan pengambilan gambar. Akhirnya setelah membuat kawan kawan lain sewot, dengan sebuah ketekunan saya berhasil menjadi presenter dan pemeran dengan baik, ya bisa dikatakan hampir mirip dengan jessica iskandar katanya.hehehe.
Akhirnya kami berhasil membuat suatu video edukasi tentang teknik pengambilan gambar, khususnya untuk materi jenis-jenis shot. (Adis) Bersambung
Senin, 07 Oktober 2013
Belajar Bersama di Kelas Foto Sekolah Seni dan Alam Children Media Centre
Tidak ada manusia yang lebih pintar dan yang lebih bodoh. Namun yang ada hanyalah manusia dengan pengalaman yang berbeda.
![]() |
| Belajar teori teknik dasar fotografi (dok.CMC) |
Hari ini (07/10/2013) kami anak-anak Creatifitas paramuda atau yang disingkat dengan CiKriP baru saja mengikuti kelas perdana Fotografi di Sekolah Seni dan Alam Children Media Centre (CMC). Kelas ini dimulai pada jam 15.30 Wib. Di sini kami bertemu bang dodi, tugas bang dodi adalah berbagi pengalaman yang dimiliki olehnya kepada kami yang mengikuti kelas film. Hari ini yang ikut kelas ada sembilan orang siswa yang terdiri dari enam orang perempuan dan tiga orang laki laki. Materi pertama adalah sejarah fotografi, Fotografi berasal dari bahasa Yunani yakni, Phobos yang berarti cahaya dan graphoo berarti menulis. Istilah Fotografi sendiri pertama kali digunakan oleh Sir. John Herschel pada tahun 1839.
Label:
aceh,
acehtimur,
alam,
anak,
belajarfoto,
BERITA,
canon,
children,
childrenmediacentre,
cikrip,
cmc,
iso,
KEGIATAN,
sekolahfoto,
seni,
shutterspeed,
whitebalance
Sabtu, 05 Oktober 2013
Berjuang Menjemput Ilmu
Perjuangan para siswa di kecamatan Simpang Jernih Aceh Timur untukpergi ke sekolah. (dokumentasi children`s media centre)
Selasa, 01 Oktober 2013
Belajar Menggunakan Youtube
Belajar Menggunakan Youtube. Download File https://docs.google.com/file/d/0B7aKnKxCj9SheFhyak4yeksxOW8/edit?usp=sharing
Langganan:
Postingan (Atom)



















